Deskripsi
Lemah Duhur Lanang adalah satu dari dua bangunan kuno dalam kompleks Situs Cibuaya yang dikenal masyarakat sebagai “lemah duhur” (tanah tinggi). Struktur ini pada dasarnya merupakan kaki bangunan candi yang tersisa, berupa pondasi bata berdenah persegi berukuran sekitar 9 × 9,6 meter dengan anak tangga yang mengarah ke sisi barat laut meskipun kondisi tangga tersebut sudah rusak. Di bagian atas reruntuhan tersebut ditemukan sebuah lingga setinggi sekitar 1,11 meter dan diameter sekitar 40 cm yang tertancap di tanah, meskipun bukan dalam bentuk sempurna—bawahannya berbentuk bujur sangkar sementara atasnya bulat. Lingga ini menunjukkan karakter religius Hindu di lokasi tersebut. Karena banyak bagian bangunan hilang, struktur atas seperti atap atau ornament dekoratif tidak lagi tampak, namun keberadaan pondasi dan lingga memberikan gambaran bahwa bangunan ini pernah menjadi tempat sembahyang atau kegiatan keagamaan.
Daya Tarik
Keunikan Lemah Duhur Lanang terletak pada fakta bahwa hanya sebagian kecil dari bangunan yang masih jelas terbentuk, sementara sisanya tenggelam atau hilang oleh waktu, memberikan nuansa “jejak yang tersisa” yang memancing rasa penasaran. Suasana sekitar area yang berupa lahan persawahan sekitarnya menambah kesan mistis dan historis, membuat pengunjung bisa merasakan langsung keterikatan antara alam dan peninggalan kuno. Temuan lingga sebagai simbol keagamaan, meskipun “semu”, menambah nilai sakral dan arkeologis bagi situs ini. Bagi peneliti dan pencinta sejarah, situs ini menjadi medan eksplorasi untuk mempelajari arsitektur kuno, sistem kepercayaan, serta teknik konstruksi zaman dahulu. Bagi wisatawan umum, keindahan sederhana reruntuhan yang berdiri di hamparan sawah dan kesan masa lalu yang tersisa menjadi daya tarik estetis tersendiri.
Lokasi
Puspasari, Kec. Pedes, Karawang, Jawa Barat 41353
Puspasari, Kec. Pedes, Karawang, Jawa Barat 41353Fasilitas
Fasilitas yang ditawarkan Lemah Duwur Lanang
Tidak ada Fasilitas yang ditawarkan yang tersedia saat ini.